Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahukah Anda. Tampilkan semua postingan

Konstruksi Dowel Kayu



Salah satu alternatif konstruksi kayu yang cepat dan mudah. Teknologi mesin untuk membuat konstruksi inipun memberi kemudahan bagi pabrik untuk memilih jenis konstruksi ini. Beberapa prinsip dasar pengaturan konstruksi dowel kayu hampir sama dengan konstruksi pen & lubang. Antara lain diameter dowel minimal 1/3 dari tebal kayu/papan, spelling 2mm untuk tempat lem dan pingul di ujung dowel untuk memudahkan penyetelan.

Note: Apabila anda membeli dowel kayu dari pemasok biasanya dowel sudah terpingul sesuai dengan diameternya.



Dowel digunakan pada berbagai lokasi konstruksi meja, kursi, almari dengan satu alasan paling besar adalah karena praktis, cepat, kuat dan fleksible.


Praktis
Tidak seperti halnya konstruksi pen & lubang, anda harus menyediakan panjang yang lebih pada komponen sepanjang ukuran pen yang dibutuhkan. Pada konstruksi dowel cukup dipotong persis sepanjang ukuran komponen jadi yang diperlukan.
Ukuran dowel untuk konstruksi sangat baik karena kita tidak perlu memotong kayu dalam ukuran yang besar khusus untuk memproduksi dowel kayu. Variasi ukuran dowel untuk konstruksi tidaklah terlalu besar, dari 6mm - 20mm (diameter), panjang 20mm - 60mm.


Cepat
Hanya dibutuhkan mesin bor untuk membuat lubang pada penampang komponen dan sisi tebal/lebar untuk penempatan dowel. Bahkan saat ini sudah banyak terdapat mesin kayu yang bisa membuat beberapa lubang dalam berbagai ukuran diameter untuk dowel kayu sekaligus secara bersamaan. baik itu untuk posisi horisontal ataupun vertikal.

Kuat
Konstruksi sambungan, dengan menggunakan lem pada dasarnya adalah untuk memperluas bidang yang dilumuri dengan lem kayu dan dowel bisa memenuhi syarat tersebut. Bidang luar permukaan dowel adalah luas bidang lem yang juga memiliki kekuatan tarik ke segala arah.
Untuk memperkuat lagi kita bisa menambah jumlah lubang dowel dalam satu bidang konstruksi.

Fleksible
Pada bentuk dan sudut apapun pada konstruksi, dowel bisa mudah menyesuaikan dan tetap cepat dikerjakan. karena pengeboran dowel harus selalu 'siku' dengan sisi penampang kayu (komponen panjang) sehingga masih mudah diaplikasikan.



Aturan khusus pembuatan dan penyetelan konstruksi dowel:

1. Dowel kayu sebaiknya terbuat dari jenis kayu yang sama dengan komponen konstruksi.
2. Jarak lubang dowel terluar dengan sisi luar kayu minimal 1/2 ukuran diameter dowel.
3. Ukuran panjang dowel yang paling efektif antara 4-6 kali diameter dowel kayu.
4. Perhatikan titik poros dowel, harus tepat, tidak berubah sedikitpun. Perbedaan titik poros pengeboran berakibat komponen tidak dapat dirakit.
5. Lumuri 'seluruh' permukaan dowel dengan lem kayu.
6. Jangan memasukkan dowel ke dalam lubangnya terlalu keras, bisa membuat ujung dowel rusak. - See more at: http://www.tentangkayu.com/2008/01/konstruksi-dowel-kayu_13.html#sthash.Gza6mcRt.dpuf


PROFILindo juga memproduksi dowel berbagai macam ukuran, hanya produksinya masih menggunakan mesin spindel.

Jangan Lupa Mengenakan Peralatan Keamanan Ini Saat Bekerja di Bengkel Kayu

Menggeluti hobi pertukangan kayu di rumah sendiri atau di bengkel sendiri tentunya menjadi hal yang sangat mengasyikkan untuk mengisi kegiatan di akhir minggu seperti ini. Tapi mengingat beberapa peralatan tukang kayu cukup berbahaya, ada baiknya anda membiasakan diri untuk senantiasa mengenakan peralatan keselamatan atau PPE (Personal Protection Equipment) di saat bekerja. 

Perlu sedikit 'paksaan' pada diri sendiri untuk menjadikannya sebuah kebiasaan agar nantinya anda akan merasa tidak nyaman apabila tidak memiliki PPE di tangan anda. Pakaian Kerja Hindari pakaian yang 'berkibar' atau mudah terlepas dari badan anda. Gunakan T-Shirt atau Polo Shirt yang nyaman. Di dalam bengkel kerja terdapat banyak peralatan yang menggunakan motor penggerak, bagian-bagian pakain yang 'berkibar' akan mudah tersangkut dan sangat berbahaya bagi keselamatan anda. Bagi anda kaum hawa, lebih baik ikat rambut panjang anda sedemikian rupa agar tidak mudah diterpa angin pergerakan motor alat kerja. Sepatu Banyaknya serpihan-serpihan kayu dan peralatan di lantai bengkel kerja sangat berbahaya bagi pergerakan anda. Anda harus menggunakan sepatu kerja yang kuat, kalau bisa yang ber-sol dari kayu atau besi, sehingga apabila anda menginjak benda tajam tanpa sengaja, misalnya paku, sekrup, atau bahkan pahat kayu, sepatu tersebut akan melindungi kaki anda dari sayatan. Pilihan lainnya bisa menggunakan sepatu dengan sol dari karet yang agak keras/kuat. Masker Debu Terdapat beberapa jenis masker (respirator) sesuai dengan tingkat kepadatan debu atau jenis partikel di udara bengkel. Tergantung pada proses apa yang sedang dilakukan, apakah di bagian amplas yang cenderung lebih banyak debu dari serbuk kayu, atau di proses finishing yang lebih banyak partikel bahan kimia akibat dari 'over spray' selama proses pengecatan. Earplug 

Apabila anda bekerja di bengkel sendiri yang terletak di area hunian, sebaiknya pastikan dahulu bahwa peralatan yang anda gunakan tidak akan mengganggu lingkungan sekitar dengan kebisingan. Apabila itu bukan hal yang mengganggu, maka gunaikan earplug yang sesuai dengan tingkat kebisingan tersebut. Kacamata Anti Debu Bila peralatan kerja anda tidak memiliki alat bantu yang memadai, sehingga debu gergaji atau tatal masih mudah beterbangan tak tentu arah, maka kacamata kerja (googles) sangat penting untuk digunakan. Semua peralatan keamanan tersebut di atas memang tidaklah sangat nyaman untuk dikenakan, akan tetapi dengan merubahnya sebagai kebiasaan kerja anda, maka resiko paling fatal pun bisa dihindari. - See more at: http://www.tentangkayu.com/2013/09/228.html?

Kombinasi Desain dan Efisiensi Produk

Proses membuat desain produk sebelum produksi selalu menjadi proses yang tidak mudah karena harus selalu mempertimbangkan aspek produksi, terutama kualitas konstruksi dan penggunaan bahan. Di sisi lain, sebuah desain perlu memiliki karakter. Apakah produk furniture tersebut akan mengutamakan kualitas, nilai-nilai budaya atau biaya produksi. Saat kita hanya difokuskan pada satu tujuan desain tersebut akan memudahkan proses, tapi apabila semua aspek harus menjadi bagian dalam sebuah desain produk baru, hal ini barulah menjadi sebuah tantangan.

Sebuah contoh misalnya pada contoh foto bangku di bawah. Secara kultur dan estetika mungkin telah menjadi pertimbangan saat proses desainnya, walaupun tentu saja belum maksimal. Yang paling jelas terlihat adalah efisiensi penggunaan bahan baku yang cenderung royal atau tanpa pemikiran penghematan bahan baku kayu. Karena apabila dihitung secara volume kubikasinya, bahan yang digunakan bisa dipakai untuk 2-3 bangku sekaligus.
Aspek ke-2 adalah ergonomis, bangku tersebut sama sekali tidak memiliki fungsi ergonomis. Selain karena posisi sandarannya terlalu tegak, juga karena ketinggian sandaran yang sama sekali tidak mendukung bagian punggung.


Beberapa tips buat anda dalam perencanaan desain produk yang efisien dan berorientasi produksi:
1. Gunakan komponen furniture yang sama dengan produk yang sudah ada. Misalnya jika beberapa produksi sebelumnya anda telah menggunakan kayu dengan ukuran 25 x 50mm, usahakan gunakan ukuran yang sama untuk desain baru anda.

2. Batasi jenis ukuran kayu dalam satu produk. Dengan menggunakan maksimal 5 jenis ukuran misalnya, proses pembelahan bahan baku anda di ruang pembahanan akan lebih mudah.

3. Pilih aksesoris yang sudah tersedia di pasaran sehingga anda tidak perlu memesan khusus karena biasanya penjual aksesoris akan meminta anda untuk membeli dalam jumlah tertentu.

4. Pilih jenis kayu yang kuat, ulet dan tidak terlalu berat. Misalnya kayu mahony, kayu kamper, dan tentunya kayu jati yang memiliki berat dan struktur serat ideal apabila anda mendesain dengan minimalisasi ukuran komponen.

5. Tidak kalah penting dengan beberapa tips di atas adalah penyesuaian dengan mesin dan peralatan pertukangan yang telah anda miliki. Hal ini berhubungan dengan konstruksi yang akan diterapkan pada produk baru anda dan sangat penting untuk didiskusikan dengan tim kerja di bengkel/pabrik untuk mendengar pendapat mereka.

Dengan memadukan seluruh pertimbangan teknis maupun non teknis selama pembuatan desain produk, berarti anda telah membuat sebuah produk yang secara tidak langsung akan memenuhi keinginan pembeli anda. Setelah itu proses pembuatan sampel dan produksinya yang akan memberi peran lebih penting.-http://www.tentangkayu.com

Mengasah Gergaji Manual

Beberapa teknik tertentu memang dibutuhkan untuk mengasah mata gergaji menjadi gergaji yang tajam dan baik. Mengasah gergaji tidak sekedar membuat semua jajaran mata gergaji menjadi lebih runcing akan tetapi kita perlu perhatikan beberapa detail yang akan sangat besar pengaruhnya untuk kemudahan menggunakan gergaji tangan.

Sebagai tukang kayu walaupun belum profesional saya kira pengetahuan ini bisa membantu untuk mengatasi masalah pada waktu gergaji tangan 'dianggap' tumpul atau memang perlu ditajamkan.


Kelurusan Bilah gergaji
Bilah gergaji harus benar-benar lurus tanpa bengkok sehingga pada waktu gerakan menggergaji garis potong yang akan dihasilkan terjaga ukurannya dan tenaga yang dibutuhkan untuk mendorong ataupun menarik gergaji tidak terlalu besar, terutama pada waktu garis potong sudah memiliki kedalaman tertentu. Bilah gergaji yang bengkok bisa berakibat garis potong menjadi lebih besar dan hasil gergaji tidak halus/rata.

Barisan Mata Gergaji
Pengasahan harus memperhatikan hasil akhir pada posisi mata gergaji. Semua ujung mata gergaji harus terletak pada satu garis lurus dengan sekecil mungkin toleransi. Begitu pula dasar sudut mata gergaji juga harus tetap berada pada satu garis lurus.
Ketidakrataan posisi barisan mata gergaji berarti tidak semua mata gergaji bekerja maksimal. Hanya mata gergaji paling tinggi yang bekerja memotong kayu. Situasi ini membuat penggergajian lebih berat dan lebih lama. Juga bisa membuat gergaji lebih cepat tumpul terutama pada mata gergaji tertinggi.


Ruang Gerak
Jika diamati dari dekat anda perhatikan bahwa semua mata gergaji bengkok, mempunyai sudut tertentu dari bilah gergaji. Dan susunannya selalu berbanding sama. Misalnya mata gergaji urutan genap akan bengkok ke kiri dan mata gergaji urutan ganjil bengkok ke kanan. Sudut ini juga tidak ditentukan secara acak. terdapat alat khusus untuk mengatur sudut mata gergaji yang disebut Gripper (paling tidak itu istilah yang saya ketahui).
Gripper membengkokkan mata gergaji satu persatu sehingga terdapat ruang gerak untuk bilah gergaji pada waktu gerakan menggergaji. Lebih besar sudut yang dihasilkan lebih besar lebar garis potong pada kayu.


Mengapa ini perlu?
Apabila sudut mata gergaji terlalu kecil pada lebar bilah gergaji akan membuat bilah gergaji terjepit pada waktu gerakan menggergaji dan karena besarnya gesekan antara bilah gergaji dengan sisi kayu yang dibelah/dipotong sehingga timbul bekas hitam seperti terbakar atau mengkilap yang bisa membuat proses finishing kurang memuaskan.

http://www.tentangkayu.com